Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Saturday, 26 July 2014

EVALUASI, PENILAIAN, PENGUKURAN, & TES



TUGAS I
EVALUASI PENDIDIKAN
“EVALUASI, PENILAIAN, PENGUKURAN, & TES”




OLEH

NUR ULIL AMRI
1129040053



KELAS A
PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2014
PENGERTIAN EVALUASI, PENILAIAN, PENGUKURAN, DAN TES
1.   EVALUASI
·        Secara harfiah evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation yang berarti penilaian atau penaksiran (John M. Echols dan Hasan Shadily: 1983).
·        Menurut Stufflebeam, dkk (1971) mendefinisikan evaluasi sebagai “The process of delineating, obtaining, and providing useful information for judging decision alternatives” yang artinya evaluasi merupakan proses menggambarkan, memperoleh, dan menyajikan informasi yang berguna untuk merumuskan suatu alternatif keputusan.
·        Menurut Wikipedia Indonesia, evaluasi (bahasa Inggris: Evaluation) adalah proses penilaian.
·        Pengertian evaluasi secara luas adalah suatu proses memperoleh, merencanakan, dan menyediakan informasi yang sangat dibutuhkan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan (Mehrens & Lehmann, 1978:5).
·        Pengertian evaluasi menurut Arifin (2012) bahwa evaluasi adalah suatu proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk menentukan kualitas(nilai dan arti) dari sesuatu, berdasarkan pertimbangan dan kriteria tertentu dalam rangka pembuatan keputusan
·        Evaluasi menurut I KETUT GEDE YUDANTARA merupakan kelanjutan dari suatu rencana kerja yang peranannya sangat dibutuhkan karena evaluasi merupakan latihan yang memperkaya logika dan analisa
·        Evaluasi menurut SUDIJONO (1996) pada dasarnya merupakan penafsiran atau interpretasi yang bersumber pada data kuantitatif, sedang data kuantitatif merupakan hasil dari pengukuran
·        Evaluasi menurut ENDANG SRI ASTUTI & RESMININGSIH merupakan pemikiran kritis terhadap keberhasilan dan kekurangan dalam sebuah program pengembangan diri yang telah dilakukan seseorang
·        Evaluasi menurut DONNA L. WONG adalah langkah terakhir dalam proses pembuatan keputusan
·        Evaluasi menurut NURSALAM adalah proses stimulasi untuk menentukan keberhasilan
·        Evaluasi menurut Hj. SAMINEM, SKM adalah seperangkat tindakan yang saling berhubungan untuk mengukur pelaksanaan dan berdasarkan pada tujuan dan kriteria.
·        Evaluasi menurut Kumano (2001) merupakan penilaian terhadap data yang dikumpulkan melalui kegiatan asesmen.
·        Menurut Calongesi (1995) evaluasi adalah suatu keputusan tentang nilai berdasarkan hasil pengukuran.
·        Evaluasi menurut Griffin & Nix (1991) adalah judgment terhadap nilai atau implikasi dari hasil pengukuran. Menurut definisi ini selalu didahului dengan kegiatan pengukuran dan penilaian.
·        STARK dan THOMAS (1994) menyatakan bahwa evaluasi yang hanya melihat kesesuaian antara unjuk kerja dan tujuan telah dikritik karena menyempitkan fokus dalam banyak situasi pendidikan. Hasil yang diperoleh dari suatu program pembelajaran bisa banyak dan multi dimensi. Ada yang terkait dengan tujuan ada yang tidak. Yang tidak terkait dengan tujuan bisa bersifat positif dan bisa negatif. Oleh karena itu, pendekatan goal free dalam melakukan evaluasi layak untuk digunakan. Walaupun tujuan suatu program adalah untuk meningkatkan prestasi belajar, namun bisa diperoleh hasil lain yang berupa rasa percaya diri, kreatifitas, kemandirian, dan lain-lain.
·        Evaluasi menurut GRONLUND (1975) adalah suatu proses yang sistematis untuk menentukan tujuan atau membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan – tujuan pengajaran telah dicapai oleh siswa
·        Evaluasi menurut  WRIGHTSTONE dkk, (1956) ialah penaksiran terhadap pertumbuhan dan kemajuan siswa ke arah tujuan – tujuan atau nilai yang telah ditetapkan
·        ASTIN (1993) mengajukan tiga butir yang harus dievaluasi agar hasilnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Ketiga butir tersebut adalah masukan, lingkungan sekolah, dan keluarannya. Selama ini yang dievaluasi adalah prestasi belajar peserta didik, khususnya pada ranah kognitif saja. Ranah afektif jarang diperhatikan lembaga pendidikan, walau semua menganggap hal ini penting, tetapi sulit untuk mengukurnya.
·        Zainul dan Nasution (2001) menyatakan bahwa evaluasi dapat dinyatakan sebagai suatu proses pengambilan keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar, baik yang menggunakan instrumen tes maupun non tes.
·        Menurut Purwanto (2002), evaluasi merupakan suatu proses yang sistematis untuk menentukan atau membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan-tujuan pengajaran telah dicapai oleh siswa
·        Arikunto (2003) mengungkapkan bahwa evaluasi adalah serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mengukur keberhasilan program pendidikan.
·        Tayibnapis (2000) dalam hal ini lebih meninjau pengertian evaluasi program dalam konteks tujuan yaitu sebagai proses menilai sampai sejauh mana tujuan pendidikan dapat dicapai.
·        Menurut Tyler (1950), evaluasi adalah proses penentuan sejauh mana tujuan pendidikan telah tercapai. Masih banyak lagi definisi tentang evaluasi, namun semuanya selalu memuat masalah informasi dan kebijakan, yaitu informasi tentang pelaksanaan dan keberhasilan suatu program yang selanjutnya digunakan untuk menentukan kebijakan berikutnya.
·        Viviane dan Gilbert de Lansheere (1984) menyatakan bahwa evaluasi adalah proses penentuan apakah materi dan metode pembelajaran telah sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Penentuannya bisa dilakukan salah satunya dengan cara pemberian tes kepada pembelajar.
·        Tayibnapis (2000) mendefinisikan evaluasi dengan merangkum pendapat-pendapat dari Tyler (1950), Cronbach (1963), Stufflebeam (1971), Alkin (1969), Provus (1971) yang mencetuskan Discrepancy Evaluation, dan Scriven (1967) sebagai berikut: “Evaluasi adalah suatu proses untuk menyediakan informasi tentang sejauh mana suatu kegiatan tertentu telah dicapai, bagaimana perbedaan pencapaian itu dengan suatu standar tertentu untuk mengetahui apakah ada selisih di antara keduanya, serta bagaimana manfaat yang telah dikerjakan itu bila dibandingkan dengan harapan-harapan yang ingin diperoleh” (sumber: Buku Evaluasi Kinerja Perusahaan)
·        Evaluasi meruakan suatu proses penetapan nilai tentang kinerja dan hasil belajar siswa berdasarkan informasi yang diperoleh melalui penilaian.  (sumber: Penilaian Hasil Belajar Oleh Drs.Harun Rasydin & Drs.Mansur, M.P.d.)
·        Nitko & Brookhart (2007) mendefinisikan evaluasi sebagai suatu proses penetapan nilai yang berkaitan dengan kinerja dan hasil karya siswa. .  (sumber: Penilaian Hasil Belajar Oleh Drs.Harun Rasydin & Drs.Mansur, M.P.d.)
·        Mardapi (2004) menjelaskan bahwa evaluasi merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam meningkatkan kualitas, kinerja atau produktivitas suatu lembaga dalam melaksanakan programnya. .  (sumber: Penilaian Hasil Belajar Oleh Drs.Harun Rasydin & Drs.Mansur, M.P.d.)


2.   PENILAIAN
·         Menurut Djemari Mardapi (1999: 8) penilaian adalah kegiatan menafsirkan atau mendeskripsikan hasil pengukuran.
·         Menurut Cangelosi (1995: 21) penilaian adalah keputusan tentang nilai.
·         Menurut Akhmat Sudrajat penilaian (assessment) adalah penerapan berbagai cara dan penggunaan beragam alat penilaian untuk memperoleh informasi tentang sejauh mana hasil belajar peserta didik atau ketercapaian kompetensi (rangkaian kemampuan) peserta didik
·         Zainul, Asmawi dan Noehi Nasution (2001), mengartikan penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes maupun nontes.
·         Penilaian adalah proses sistematis meliputi pengumpulan informasi (angka atau deskripsi verbal), analisis, dan interpretasi untuk mengambil keputusan. Sedangkan penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. Bimtek Pembelajaran SMK 2009 
·         Menurut Angelo T.A.(1991): Classroom Assessment is a simple method faculty can use to collect feedback, early and often, on how well their students are learning what they are being taught. (Artinya: asesmen kelas adalah suatu metode yang sederhana dapat digunakan untuk mengumpulkan umpan balik, baik di awal maupun setelah pembelajaran tentang seberapa baik siswa mempelajari apa yang telah diajarkan kepada mereka.)
·         Kizlik, Bob (2009): Assessment is a process by which information is obtained relative to some known objective or goal. Assessment is a broad term that includes testing. A test is a special form of assessment. Tests are assessments made under contrived circumstances especially so that they may be administered. In other words, all tests are assessments, but not all assessments are tests. (Artinya: asesmen adalah suatu proses dimana informasi diperoleh berkaitan dengan tujuan pembelajaran. Asesmen adalah istilah yang luas yang mencakup tes (pengujian). Tes adalah bentuk khusus dari asesmen. Tes adalah salah satu bentuk asesmen. Dengan kata lain, semua tes merupakan asesmen, namun tidak semua asesmen berupa tes)
·         Overton, Terry (2008): Assesment is a process of gathering information to monitor progress and make educational decisions if necessary. As noted in my definition of test, an assesment may include a test, but also include methods such as observations, interview, behavior monitoring, etc. (Artinya: asesmen adalah suatu proses pengumpulan informasi untuk memonitor kemajuan dan bila diperlukan pengambilan keputusan dalam bidang pendidikan. Sebagaimana disebutkan dalam definisi saya tentang tes, suatu asesmen bisa saja terdiri dari tes, atau bisa juga terdiri dari berbagai metode seperti observasi, wawancara, monitoring tingkah laku, dan sebagainya).
·         Palomba and Banta(1999), Assessment is the systematic collection , review , and use of information about educational programs undertaken for the purpose of improving student learning and development (Artinya: asesmen adalah pengumpulan, reviu, dan penggunaan informasi secara sistematik tentang program pendidikan dengan tujuan meningkatkan belajar dan perkembangan siswa).
·         Menurut Suharsimi Arikunto penilaian adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik buruk. Penilaian bersifat kualitatif.
  • Asesmen adalah proses mengumpulkan informasi tentang siswa dan kelas untuk maksud-maksud pengambilan keputusan instruksional (Richard I. Arends, 2008: 217). 
  • Asesmen berarti proses pengumpulan informasi. Untuk guru, asesmen dilakukan sebagai tujuan memutuskan keterampilan mengajar (James A. Poteet, 1987, 6). 
  • Asesmen adalah proses pengumpulan informasi dengan mempergunakan alat dan teknik yang sesuai, untuk membuat keputusan pendidikan berkenaan dengan penempatan dan program pendidikan bagi siswa tertentu (Djadja Rahardja). 
  • Asesmen atau penilaian diartikan sebagai kegiatan menafsirkan data hasil pengukuran berdasarkan kriteria maupun aturan-aturan tertentu (S. Eko Putro Widoyoko, 2012: 3).
  • Penilaian didefinisikan sebagai proses pengumpulan informasi tentang kinerja siswa, untuk digunakan sebagai dasar dalam membuat keputusan (Weeden.m at all, 2002; Bott; 1996; Nitko; 1996; Mardapi; 2004)
·        Black dan William (1998) mendefinisikan penilain sebagai semua aktivitas yang dilakukan oleh guru dan siswa untuk menilai diri mereka sendiri, yang memberikan informasi untuk digunakan sebagai umpan balik untuk memodifikasi aktivitas belajar dan mengajar. .  (sumber: Penilaian Hasil Belajar Oleh Drs.Harun Rasydin & Drs.Mansur, M.P.d.)

3.   PENGUKURAN
·         Menurut Cangelosi (1995) yang dimaksud dengan pengukuran (Measurement) adalah suatu proses pengumpulan data melalui pengamatan empiris untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan.
·         (Alwasilah et al.1996) menyatakan bahwaa Measurement (pengukuran) merupakan proses yang mendeskripsikan performance siswa dengan menggunakan suatu skala kuantitatif (system angka) sedemikian rupa sehingga sifat kualitatif dari performance siswa tersebut dinyatakan dengan angka-angka
·         Arikunto dan Jabar (2004) menyatakan pengertian pengukuran (Measurement) sebagai kegiatan membandingkan suatu hal dengan satuan ukuran tertentu sehingga sifatnya menjadi kuantitatif
·         Menurut Guilford (1982) pengukuran adalah proses penepatan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu
  • Sridadi (2007) pengukuran adalah suatu proses yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh besaran kuantitatif dari suatu obyek tertentu dengan menggunakan alat ukur yang baku.
·         Menurut Nunnally & Bernstein, 1994 Pengukuran dapat didefinisikan sebagai suatu proses pemberian angka atau label terhadap atribut dengan aturan-aturan yang terstandar atau yang telah disepakati untuk merepresentasikan atribut yang diukur.
·         Menurut Mardapi 2004: 14 Pengukuran pada dasarnya adalah kegiatan penentuan angka terhadap suatu obyek secara sistematis.
·         Menurut Lien Pengukuran adalah sejumlah data yang dikumpul dengan menggunakan alat ukur yang objektif untuk keperluan analisis.
·         Menurut Budi Hatoro Pengukuran atau Measurement merupakan suatu proses atau kegiatan untuk menentukan kuantitas sesuatu yang bersifat numerik. Pengukuran lebih bersifat kuantitatif, bahkan merupakan instrumen untuk melakukan penilaian.
·         Menurut Akmad Sudrajat Pengukuran (Measurement) adalah proses pemberian angka atau usaha memperoleh deskripsi numerik dari suatu tingkatan di mana seorang peserta didik telah mencapai karakteristik tertentu.
·         Menurut Arikunto Suharsimi Pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan suatu ukuran.
·         Menurut Pflanzagl’s Pengukuran adalah proses menyebutkan dengan pasti angka-angka tertentu untuk mendiskripsikan suatu atribut empiri dari suatu produk atau kejadian dengan ketentuan tertentu.
·         Menurut Endang Purwanti (2008: 4) pengukuran dapat diartikan sebagai kegiatan atau upaya yang dilakukan untuk memberikan angka-angka pada suatu gejala atau peristiwa, atau benda, sehingga hasil pengukuran akan selalu berupa angka.
·         Menurt Ign. Masidjo (1995: 14) pengukuran sifat suatu objek adalah suatu kegiatan menentukan kuantitas suatu objek melalui aturan-aturan tertentu sehingga kuantitas yang diperoleh benar-benar mewakili sifat dari suatu objek yang dimaksud.
·         Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran (Wikipedia).
·         Pengukuran (Measurement) merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengukur dalam arti memberi angka terhadap sesuatu yang disebut obyek pengukuran atau obyek ukur.
·         Pengukuran merupakan suatu proses pemberian angka kepada suatu atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh orang, hal, atau obyek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas

4.   TES
·         Istilah ini berasal dari bahasa latin “testum” yang berarti sebuah piringan atau jambangan dari tanah liat. Istilah ini dipergunakan dalam lapangan psikologi dan selanjutnya hanya dibatasi sampai metode psikologi, yaitu suatu cara untuk menyelidiki seseorang.
·         Tes dapat didefinisikan sebagai suatu pernyataan atau tugas atau seperangkat tugas yang direncanakan untuk memperoleh informasi tentang trait (sifat) atau atribut pendidikan atau psikologik yang setiap butir pertanyaan atau tugas tersebut mempunyai jawaban atau ketentuan yang dianggap benar.
  • Wayan Nurkencana (1993), tes adalah suatu cara untuk mengadakan penilaian yang berbentuk suatu tugas yang harus dikerjakan anak atau sekelompok anak sehingga menghasilkan suatu nilai tentang tingkah laku atau prestasi anak tersebut yang kemudian dapat dibandingkan dengan nilai yang dicapai oleh anak-anak lain atau standar yang telah ditetapkan
  • Overton, Terry (2008): test is a method to determine a student’s ability to complete certain tasks or demontstrate mastery of a skill or knowledge of content. Some types would be multiple choice tests or a weekly spelling test. While it commonly used interchangeably with assesment, or even evaluation, it can be distinguished by the fact  that a test is one form of an assesment. (Tes adalah suatu metode untuk menentukan kemampuan siswa menyelesaikan sejumlah tugas tertentu atau mendemonstrasikan penguasaan suatu keterampilan atau pengetahuan pada suatu materi pelajaran. Beberapa tipe tes misalnya tes pilihan ganda atau tes mengeja mingguan. Seringkali penggunaannya tertukar dengan asesmen, atau bahkan evaluasi (penilaian), yang mana sebenarnya tes dapat dengan mudah dibedakan berdasarkan kenyataan bahwa tes adalah salah satu bentuk asesmen.)
  • Tes merupakan salah satu cara untuk menaksir besarnya kemampuan seseorang secara tidak langsung, yaitu melalui respons seseorang terhadap stimulus atau pertanyaan (Djemari Mardapi, 2008: 67). 
  • Tes adalah merupakan alat atau prosedur yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam suasana, dengan cara dan aturan-aturan yang sudah ditentukan (Suharsimi Arikunto, 2011, 53). 
  • Tes merupakan salah satu alat untuk melakukan pengukuran, yaitu alat untuk mengumpulkan informasi karakteristik suatu objek (S. Eko Putro Widoyoko, 2012: 2).
·         Tes adalah suatu pertanyaan atau tugas/seperangkat tugas yang direncanakan untuk memperoleh informasi tentang trait/atribut pendidikan atau psikologik yang setiap butir pertanyaan atau tugas tersebut mempunyai jawaban atau ketentuan yang dianggap benar (Ebel dan Frisbie 1996; Sax 1980; Lehmann 1973; Zainul 1995).
·         Menurut Riduwan ( 2006: 37) tes sebagai instrumen pengumpulan data adalah serangkaian pertanyaan / latihan yang digunakan untuk mengukur ketrampilan pengetahuan, intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki individu / kelompok.
·         Menurut Allen Philips (1979: 1-2) A test is commonly difined as a tool or instrument of Measurement that is used to obtain data about a specific trait or characteristic of an individual or group. Test biasanya diartikan sebagai alat atau instrumen dari pengukuran yang digunakan untuk memperoleh data tentang suatu karakteristik atau ciri yang spesifik dari individu atau kelompok.
·         Menurut Rusli Lutan (2000:21) tes adalah sebuah instrument yang dipakai untuk memperoleh informasi tentang seseorang atau obyek.
  • Anne Anastasia adalah alat pengukur yang mempunyai standar yang objektif sehingga dapat digunakan secara meluas serta serta dapat betul-betul di gunakan untuk mmengukur dan membandingkan keadaan psikis atau tingkah laku.
  • Lee .J. Cornbach, dalam bukunya “essential of psychology testing” tes  merupakan prosedur yang sistematis untuk membandingkan tingkah laku dua orang atau lebih
  • F.L. Goodenough adalah sebagai suatu tugas atau serangkaian tugas yang di berikan kepada individu atau sekelompok individu dengan maksud untuk membandingkan kecakapan mereka, satu dengan yang lain.
·         Menurut Sudijono (1996), tes adalah alat atau prosedur yang dipergunakan dalam rangka pengukuran dan penilaian.
·         Menurut Bruce (1978), tes dapat digunakan untuk mengukur banyaknya oengetahuan yang diperoleh individu daru suatu bahan pelajaran yang terbatas pada tingkat tertentu
·         Norman (1976) mengemukakan bahwa tes merupakan salah satu prosedur evaluasi yang komprehensif, sistematik, dan objektif yang hasilnya dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dalam proses pengajaran yang dilakukan oleh guru. (sumber: buku Pengukuran Dlm Bidang Pendidikan oleh Djaali & Pudji Muljono)














REFERENSI

http://fatih-io.biz/definisi_pengertian_evaluasi_menurut_para_ahli.html diakses pada tanggal 7 Juli 2014 pukul 15.03 WITA
http://www.zainalhakim.web.id/pengertian-evaluasi-menurut-para-ahli.html diakses pada tanggal 7 Juli 2014 pukul 15.03 WITA
http://id.wikipedia.org/wiki/Evaluasi diakses pada tanggal 7 Juli 2014 pukul 15.05 WITA
http://maritosukses.blogspot.com/2012/02/pengertian-penilaian.html diakses pada tanggal 7 Juli 2014 pukul 15.14 WITA
Umar, Husein. 2002. Evaluasi Kinerja Perusahaan. Jakarta: Gramedia Utama
Rasyidin, Harun dan Mansur. 2009. Penilaian Hasil Belajar. Bandung:CV Wacana Prima
Djaali. 2007. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo

BACA SELENGKAPNYA

Wednesday, 16 July 2014

Anak Muda Umur 20-An Pasti Mengalami Ini, Kalau Kamu?

Usia 20-an adalah masa krusial bagi kehidupan seseorang. Di umur tersebut banyak keputusan penting datang, banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan. Usia 20-an memberikan banyak kejutan yang selama ini kita sangka tidak akan pernah datang.
Kedewasaan memang membawa banyak perubahan. Apa saja sih yang biasanya terjadi dan merubah hidup seseorang pada usia 20-an?

1. Jadi Pejuang Skripsi

Lembur mengerjakan skripsi
Lembur mengerjakan skripsi via heruwibowo90.wordpress.com
Tugas akhir sebagai mahasiswa ini jadi hal yang sering membawa perubahan bagi kehidupan seseorang. Tanpa disadari, skripsi akan mengubah cara pandangmu terhadap hidup. Di titik inilah kamu akan diuji secara akademis, setelah 4 tahun belajar di bangku kuliah.
Kamu akan mencari hal apa yang paling kamu senangi, mendalami pemahanmu terhadap hal tersebut, mempertahankan pendapatmu di hadapan dosen pembimbing dan penguji.
Dalam proses pengerjaan skripsi kamu akan tahu arti kerja keras dan keuletan. Tidak jarang pekerjaanmu kelak juga akan berhubungan dengan tema skripsi yang kamu tulis.

2. Melihat Temanmu Lulus Lebih Dulu Kemudian Pindah

Teman-teman sepermainanmu bisa lulus duluan
Teman-teman sepermainanmu bisa lulus duluan via richanworld.blogspot.com
Teman yang selama ini menemani perjuangan selama kuliah lulus duluan dan pindah dari kota tempat kampus kalian berada. Entah karena merantau untuk bekerja atau pulang kampung, kehilangan teman seperjuangan jadi hal yang sering terjadi di usia 20-an. Nggak ada lagi partner in crime dalam berbagai hal.
Walau biasanya main sama-sama, akhirnya kamu sadar bahwa kamu dan dia punya impian masing-masing yang harus dikejar. Dengan berpisah secara fisik kamu juga akan memahami bahwa ikatan pertemanan tidak akan selesai hanya karena tidak lagi satu kota. Walaupun jauh, kalian akan tetap jadi tiang penopang bagi sahabat yang membutuhkan dukungan.

3. Akhirnya……..Giliranmu Lulus Kuliah

Lulus kuliah dan membahagiakan orang tua
Lulus kuliah dan membahagiakan orang tua via alvinfauzie.com
Wisuda, jadi momen yang ditunggu bagi seluruh anak usia 20-an. Di momen tersebut kewajibanmu sebagai anak sudah tuntas. Menyelesaikan pendidikan strata sarjana jadi tanda bahwa tanggung jawab orang tua ke kamu sudah selesai. Sekarang terserah padamu bagaimana hendak melanjutkan hidup.
Di hari kelulusan kamu akan sadar bahwa kebahagiaan orang tua ternyata hanya terletak pada kesuksesanmu. Kamu hanya harus berusaha sebaik mungkin dalam tiap sisi kehidupan agar bisa membanggakan mereka. Selama kamu sukses dan berjalan lurus, mereka tidak akan ribut menuntutmu apa-apa.
Setelah momen ini pula kamu akan menghadapi kenyataan hidup yang sesungguhnya.

4. Mulai Mencari Pekerjaan

Getol ikut job-fair
Getol ikut job-fair via tokyogirlsupdate.com
Ikutan job-fair di berbagai kota, ikut milis career centre, sampai melototin koran untuk cari lowongan pekerjaan jadi kegiatan wajib pasca lulus. Saat mencari pekerjaan macam ini hidupmu seperti punya tombol reset, dimana semuanya seakan dimulai dari nol.
Pencapaianmu semasa kuliah rasanya sudah jauh tertinggal di belakang. Kamu harus membangun kepercayaan diri baru untuk bersaing dengan pencari kerja lain. Ditengah kesibukan membuat lamaran dan CV yang representatif, kamu akan menggali ulang seluruh kemampuan yang selama ini dimiliki tapi belum ditunjukkan dengan maksimal.

5. Merasakan Gak Enaknya Jadi Pengangguran

Menganggur, selo di rumah
Menganggur, selo di rumah via www.brightsidelive.com
Masa-masa mencari kerja berarti jadi pengangguran untuk sementara waktu. Kalau biasanya kamu sibuk dengan berbagai agenda kampus, kini kamu cuma duduk diam aja di rumah sambil menunggu panggilan. Masa-masa ini bisa jadi momen yang menimbulkan stres, terutama buat kamu yang sudah terbiasa sibuk.
Di titik ini kamu akan belajar bahwa kamu bukanlah apa-apa. Kemampuanmu belum seberapa dibanding orang lain diluar sana yang juga sedang mencari pekerjaan. Kamu akan merasakan pahitnya ditolak perusahaan impian, gagal di tes pertama MNC yang kamu idamkan – kamu akan mempertanyakan kemampuanmu sendiri.
Saat kamu merutuki nasib dan berharap dapat pekerjaan apa saja agar tidak menganggur itulah kamu diuji sebagai manusia dewasa, sampai sejauh mana kamu berkemauan memperjuangkan hidup?

6. Belajar Mendamaikan Idealisme Dan Kenyataan

Kamu akhirnya sadar kalau idealisme juga harus dikompromikan
Kamu akhirnya sadar kalau idealisme juga harus dikompromikan via ism-global.net
Sedari kuliah kamu sudah berkeinginan untuk tidak bekerja di perusahaan tambang yang mengeruk kekayaan alam Indonesia. Tapi pada kenyataannya, pekerjaan di pertambangan-lah yang bisa memenuhi gaya hidup yang kamu inginkan. Pada akhirnya, kamu mengalah dan mengambil pekerjaan tersebut.
Di usia 20-an akan banyak pelajaran hidup yang kamu dapatkan soal idealisme dan kenyataan. Kamu akan belajar berdamai dengan diri sendiri, saat idealisme yang selama ini kamu yakini tidak bisa diterapkan di kehidupan nyata. Kamu akan mengerti bahwa orang yang tidak bisa mengikuti idealismenya bukan berarti munafik.
Mereka yang terpaksa meninggalkan idealismenya bisa jadi sedang menghadapi ujian terberat dalam kehidupan mereka. Dan tidak sepantasnya kamu menghakimi.

7. Dapat Pekerjaan Pertama

Akhirnya dapat pekerjaan pertama
Akhirnya dapat pekerjaan pertama via www.japantimes.co.jp
Hooooray! Setelah babak belur ditolak berbagai perusahaan akhirnya kamu mendarat di pekerjaan pertamamu. Kehidupanmu sebagai orang dewasa baru akan segera dimulai. Ada beberapa yang beruntung dan langsung jatuh hati pada pekerjaannya. Merasa pekerjaan pertama yang didapatkan sangat sesuai dengan passion.
Namun ada juga yang terbengong-bengong karena ternyata dunia kerja tidak seindah yang dibayangkan. Pekerjaan yang kamu dapatkan ternyata tidak menantang, kamu hanya duduk di depan komputer sepanjang waktu untuk mengerjakan tugas administratif. Hatimu berontak, kamu merasa hidup harus dijalani lebih dari sekedar kena macet-sibuk-menua-lalu mati.
Untuk beberapa waktu kamu akan menangguhkan diri untuk menjalani pekerjaan yang tidak sesuai hati nurani, sebelum mengatur strategi untuk mencari yang lebih pas di hati. Atau bagi kamu yang sudah mendapatkan pekerjaan yang cocok, hari-harimu akan dipenuhi upaya untuk terus memberikan yang terbaik.

8. Tinggal Sendiri Dan Mandiri Secara Finansial

Berlatih untuk tinggal sendiri
Berlatih untuk tinggal sendiri via dormdesign.tumblr.com
Selepas dapat pekerjaan banyak anak muda usia 20-an memutuskan keluar rumah, mulai membangun kehidupan mereka sendiri. Banyak yang memilih tinggal di kos, menyewa apartemen atau bahkan mengontrak rumah. Tinggal bersama orang tua sudah bukan lagi jadi pilihan yang dirasa nyaman.
Bukan cuma kebebasan dari segala aturan rumah yang dicari. Dorongan untuk mulai belajar hidup sendiri sudah terlalu kuat untuk diabaikan. Kamu akan mulai menyesuaikan gaya hidupmu dengan pendapatanmu, berusaha mengatur uang sedemikian rupa sehingga kamu bisa bertahan sampai akhir bulan.
Kamu mulai belajar hidup diatas kakimu sendiri, tanpa sokongan finansial dari orang tua yang mencintaimu.

9. Mulai Berpikir Untuk Komitmen Jangka Panjang

Main-main dalam hubungan cinta tidak lagi penting
Main-main dalam hubungan cinta tidak lagi penting via www.georgeherald.com
Tidak hanya dalam pekerjaan dan pola pikir, perubahan juga akan terjadi dalam hubungan romantismu. Kamu – yang dulunya selalu berpikir pacaran itu dijalanin aja – mulai menimbang apakah pasanganmu sekarang memang bisa diajak punya masa depan bersama.
Hubungan romantis yang cuma buat senang-senang aja tiba-tiba tidak lagi relevan dimatamu. Kamu akhirnya sadar kalau yang kamu butuhkan cuma partner untuk membangun hidup bersama.
Dia yang bisa diajak berdiskusi ketika ada masalah, dia yang cukup konsisten untuk terus ada dalam hidupmu yang tidak sempurna, dia yang punya semangat untuk membangun masa depan yang lebih berdua.
Kamu akan terbengong-bengong menyadari betapa pola pikirmu berubah selepas kuliah. Dulu mikir nikah aja males, eh sekarang malah ingin segera punya komitmen pasti.

10. Kamu Mulai Memperhatikan Kesehatan

Olahraga jadi kegiatan wajibmu
Olahraga jadi kegiatan wajibmu via dunialari.com
Kamu akhirnya sadar, kalau metabolisme tubuhmu tidak akan selamanya seprima sekarang. Makan 8 potong pizza harus dibayar dengan jogging 45 menit. Makanan cepat saji sudah tidak lagi membuatmu tergiur. Kamu tahu tubuhmu layak dihargai dengan makanan sehat.
Sepatu lari, iuran keanggotaan gym sampai gabung di klub pilates dan martial arts jadi pengeluaran yang wajar untukmu. Beli gadget baru bisa menunggu, tapi kesehatan harus tetap jadi nomor satu.

11. Mulai Belajar Mengatur Uang Dan Berinvestasi

Kopi overprice sudah di luar budget-mu
Kopi overprice sudah di luar budget-mu via athreeller.com
Sekarang uang tidak lagi secara ajaib muncul di rekeningmu karena transferan orang tua. Kamulah yang paling tahu kondisi keuanganmu. Tidak ada lagi orang yang bisa kamu mintai bantuan kalau kehabisan uang di tanggal 18. Kelangsungan hidupmu ada di tanganmu sendiri.
Demi tercukupinya kebutuhan, kamu akan menyesuaikan gaya hidup dengan penghasilanmu. Kamu mulai berhitung dengan cermat berapa pengeluaranmu untuk makan, kos dan kebutuhan domestik bulanan. Kalau ada sisa baru deh bisa digunakan untuk kebutuhan tersier.
Investasi juga mulai jadi kebutuhan yang masuk ke prioritasmu. Kamu mulai mempertimbangkan, “Ikut reksadana, investasi valas atau saham ya?”. Jika mau tahu investasi apa yang cocok buat anak muda baca “10 Cara Biar Kamu Bisa Kaya Di Usia Muda”.

12. Bro, Ternyata Cari Uang Itu Susah Ya Bro!

Cari uang itu susah
Cari uang itu susah via tokiotours.wordpress.com
Akhirnya kamu sadar bahwa uang itu tidak dipetik dari pohon. Butuh kerja keras dan kemampuan untuk bisa mendapatkannya. Ditengah jam kerjamu yang panjang, sering lembur, gaji juga biasa-biasa aja kamu akan bersyukur sudah bisa punya kehidupan yang nyaman.
Pengalaman kerja selama ini membuatmu jadi pribadi yang lebih bijak mengatur uang. Kalau untuk mendapatkannya kamu perlu berdarah-darah, sepatutnya uang yang kamu hasilkan digunakan untuk hal yang lebih berharga dari sekedar hura-hura kan?

13. Belajar Hidup Sesuai Kemampuanmu

Gaya hidupmu disesuaikan dengan kemampuan
Gaya hidupmu disesuaikan dengan kemampuan via taobaoshop64.blogspot.com
Kamu bahkan bingung, “Kenapa dulu pas SMA ngotot banget ya minta dibeliin tas merk Gadispeluncur padahal mahal?”. Rasa gengsi karena bisa punya barang mahal dan dianggap “berkelas” sudah tidak lagi kamu rasakan. Bahkan, kamu merasa bersalah karena dulu minta macam-macam ke orang tua.
Di usia ini kamu akhirnya sadar bahwa bisa hidup berkecukupan sudah pantas disyukuri. Kamu tidak lagi perlu mempertontonkan kekayaanmu, justru kamu ingin belajar untuk hidup bersahaja dan memberikan banyak kemanfaatan bagi sesama.

14. Menekuni Hobi Dan Ingin Berkembang Sebagai Pribadi

Menekuni hobi yang benar-benar kamu sukai
Menekuni hobi yang benar-benar kamu sukai via www.lolcat.zut.edu.pl
Usia 20-an sering jadi masa dimana seseorang benar-benar fokus untuk menemukan apa yang paling diinginkan dalam hidup. Jika sebelumnya akhir pekan hanya diisi dengan jalan-jalan ke mall dan nonton, sekarang justru kamu akan ikut berbagai kegiatan yang sesuai hobimu.
Mungkin kamu ikut kumpul-kumpul penulis, bergabung di klub fotografi, atau join di komunitas penyuka kartu pos atau bahkan ambil S2. Kamu sadar bahwa inilah waktunya menemukan dirimu yang sesungguhnya. Saat kamu sudah punya penghasilan sendiri dan tanggung jawab pendidikan sudah selesai, maka kamu benar-benar bisa mengeksplor keinginanmu yang belum terwujud.

15. Patah Hati Sampai Tidak Lagi Percaya Cinta

Patah hati parah sampai lupa rasanya jatuh cinta
Patah hati parah sampai lupa rasanya jatuh cinta via www.merdeka.com
Tidak sedikit orang yang mengalami patah hati parah di usia 20-an. Putus cinta di usia ini memang paling menyakitkan. Bagaimana tidak, saat seharusnya kamu sudah memasuki hubungan yang berorientasi serius – eeh malah kandas.
Sakitnya patah hati akan membuatmu memandang hubungan romatis dengan pahit. Kamu memilih untuk meredam semua rasa cinta di hati, karena ingin melindungi diri dari rasa sakit yang sama. Kamu merasa bisa dan mampu hidup sendiri, karena pendamping hanya akan meyakiti.
Tapi, suatu hari dia yang tertakdirkan akan datang dan membuatmu percaya lagi kok! Bersabarlah dan tetap jalani kehidupanmu sebaik mungkin ya sampai saat itu tiba.

16. Satu Persatu, Teman-Temanmu Mulai Menikah

Banyak temanmu mulai menikah
Banyak temanmu mulai menikah via exposuraphoto.blogspot.com
Undangan pernikahan dari teman sejawat sudah menyapamu setiap minggu. Selain menekuni hobi dan jalan-jalan, kondangan juga jadi agenda wajib di akhir pekan. Kamu akan datang ke acara seremoni pernikahan mereka, mengucap selamat dan jadi saksi babak baru hidup yang akan segera dimulai.
Dalam hati, kamu akan bertanya: “Apakah kamu siap mengambil langkah besar yang sama dalam waktu dekat?”.

17. Postingan Facebook Dan Path Dipenuhi Foto Pernikahan, Cerita Kehamilan Dan Foto Bayi

Foto tentang kehamilan memenuhi media sosial
Foto tentang kehamilan memenuhi media sosial via christymwong.wordpress.com
Dulu postingan di media sosial sebatas lagi makan dimana atau mendengarkan musik apa. Sekarang, semua berubah. Isi lini masa media sosialmu dipenuhi foto pernikahan si X, si V yang cerita soal kehamilan atau foto anak si Y yang baru lahir. Kalau kamu sudah menikah dan menanti anak, hal ini akan terasa natural saja bagimu.
Tapi kalau kamu masih melajang maka kamu akan merasa….tua. Dan bertanya-tanya: “Mereka yang terlalu cepat mengambil langkah, atau aku yang tertinggal?”.

18. Ditinggalkan Teman Dan Keluarga Tercinta

Pedih kehilangan keluarga tercinta
Pedih kehilangan keluarga tercinta via resep-kuliner-terbaik.blogspot.com
Ada kalanya kamu akan kehilangan teman, karena sudah tidak lagi sering berhubungan. Kamu akhirnya sadar bahwa hubungan pertemanan butuh usaha dari semua pihak. Dan memang, ada beberapa ikatan yang tertakdirkan longgar lalu hilang.
Kamu mulai tahu bahwa tidak ada perkawanan yang layak diperlakukan seenaknya. Secara rutin kamu akan menanyakan kabar teman-temanmu, menyapa mereka ditengah kesibukanmu.
Momen besar juga akan terjadi dalam kehidupanmu. Ketika anggota keluarga yang kamu kasihi harus pergi selamanya dari hidupmu. Kamu akan jatuh, sedih, tapi pada ujungnya sadar: keluarga pantas jadi prioritasmu nomor 1, sebelum kamu kecewa karena mereka pergi lebih dulu.

19. Perlahan, Semua Pengalaman Merubahmu Jadi Pribadi Yang Lebih Tenang

Kamu berubah jadi lebih tenang
Kamu berubah jadi lebih tenang via 500px.com
Sudah tidak ada lagi drama-drama nggak penting dalam hidupmu. Semakin dewasa, kamu belajar menghadapi semuanya dengan kepala dingin. Rasionalitas mengalahkan emosi dan egoisme. Hidupmu sudah cukup melelahkan dengan segala rutinitasnya, kamu cuma ingin punya hidup yang tenang dan terkendali.


20. Pada Akhirnya Kamu Belajar Tentang Hal Yang Tertakdirkan

Beberapa hal memang sudah tertakdirkan
Beberapa hal memang sudah tertakdirkan via naluritafani.blogspot.com
Kamu tidak lagi keras kepala atas apa yang kamu mau. Jika dulu kamu akan ngotot sampai keinginanmu terpenuhi, sekarang kamu akan lebih menerima jika ada hal yang tidak berjalan sesuai rencanamu. Kamu yakin, bahwa ada hal-hal yang memang tertakdirkan dan pasti terjadi.
Sementara beberapa hal lain, yang tidak tertakdirkan, sepatutnya diikhlaskan saja. Kamu mulai mempercayai kekuatan besar diluar dirimu yang jadi penentu penting kemana hidupmu akan berjalan. Demi menciptakan ketenangan dalam dirimu, kamu akan mendekatkan diri pada Sang Maha Besar itu lewat berbagai cara.

Nah, itu tadi hal-hal yang berubah dalam kehidupan seseorang saat usianya mencapai 20-an. Sesuai atau tidak dengan kehidupan yang sedang kamu jalani saat ini?
- sumber: http://www.hipwee.com/inspirasi/anak-muda-umur-20-pasti-mengalami-ini-kalau-kamu/#sthash.CT7AaUjA.7z1UJwZ2.dpuf
BACA SELENGKAPNYA

Tuesday, 17 June 2014

LIRIK LAGU THREE THINGS I HAVE LEFT

Drama korea Angel Eyes baru saja selesai dengan (happy/bad) ending.. Tapi  saya tidak akan spoil dengan memposting sinopsis nya.. Kasian yang belum nonton -_- .. wkk.. Dari beberapa soundtrack drama korea ini, saya paling suka dengan lagu THREE THINGS I HAVE LEFT.. Kenapa saya suka? Saya tdk punya alasan mengapa saya menyukainya.. (loh?)

Di episode2 awal, lagu ini di bawakan oleh Baek Ah Yeon.. Download di sini ^^ .. Pas episode 20,, ternyata lagu ini juga dinyanyikan dengan versi lain oleh pemainnya sendiri, Park Dong Joo muda .. Morgan Kang Ha Neul.. download di sini .. (postingan selanjutnya saya akan memposting cara download video di youtube dengan meng convert nya menjadi ekstensi mp3)
“Hal pertama yang kupelajari
Tidak menangis walaupun kau tak ada
Yang kedua, tidak berjalan-jalan sendirian
Yang ketiga, bahkan jika terasa sakit, tidak memanggil namamu
Dan mencari kehangatan tanganmu


Neol itneun bangbeobeul molla
Dareun saramege mureobogido hajyo
Eotteoke hanayo
Eotteoke ijeoya halkkayo
Gareuchyeo jul sun eomnayo
Nugureul mannadeon
Hangsang ibyeoriran ireumeuro
Tto mureobojyo
Ireoke hanayo?
Geureom ijeul su innayo?
Hanadulssik aragago itjyo
Naega alge doen cheot beonjjae
Geudae eobsi ulji anki
Du beonjjae honja geotji anki
Se beonjjae apado geudae ireumeul bureumyeo
Ttatteutan geudaeui dusoneul chatji anki
Harureul sarado
Naneun geudae nuneul bogo
Utgo sipdago haetjyo
Ireoke naeane ajik
Geudaega sumswineunde
Eotteoke na ijeul su innayo
Naega alge doen cheot beonjjae
Geudae eobsi uljianki
Du beonjjae honja geotji anki
Se beonjjae apado geudae ireumeul bureumyeo
Ttatteutan geudaeui du soneul chatjianko
Eonjerado geudae eobsi useobogi
Geuripdan mareun haji anki
Seulpeodo apado
Geudae ireumeul bureumyeo
Dasineun geudae chatji anki
Igeotman gieokhaejwoyo
Naega hoksi geudaeege himdeureo gandaedo
Naege useumyeo barabojineun maseyo
Naega algedoen cheot beonjjae
Geudae eobsi ulji anki
Du beonjjae honja geotji anki
Se beonjjae apado geudae ireumeul bureumyeo
Ttatteutan geudaeui dusoneul chatji anki


Indonesian Translate
Aku tidak tahu Bagaimana caranya melupakanmu
Jadi aku tanya orang lain
Bagaimana bisa aku melakukannya?
Bagaimana bisa aku melupakannya?
Dapatkah kau mengajariku?

Siapapun yang kutemui
Aku selalu bertanya tentang putus
Haruskah aku melakukan ini?
Lalu dapatkah aku melupakannya?
Aku mempelajarinya satu persatu

Hal pertama yang kupelajari
Tidak menangis walaupun kau tak ada
Yang kedua, tidak berjalan-jalan sendirian
Yang ketiga, bahkan jika terasa sakit, tidak memanggil namamu
Dan mencari kehangatan tanganmu

Bahkan jika aku hanya hidup untuk sehari lagi
Aku bilang ingin memandang matamu dan tersenyum
Kau masih terhenti di dalam diriku seperti ini
Jadi bagaimana bisa aku melupakanmu?

Hal pertama yang kupelajari
Tidak menangis walaupun kau tak ada
Yang kedua, tidak berjalan-jalan sendirian
Yang ketiga, bahkan jika terasa sakit, tidak memanggil namamu
Dan mencari kehangatan tanganmu

Selalu tersenyum bahkan tanpamu
Tidak mengatakan, aku merindukanmu kamu
Bahkan jika aku sedih, bahkan jika terasa sakit
Tidak memanggil namamu dan mencarimu lagi

Hanya ingatlah ini
Bahkan jika aku kembali padamu
Jangan tersenyum dan melihatku

Hal pertama yang kupelajari
Tidak menangis walaupun kau tak ada
Yang kedua, tidak berjalan-jalan sendirian
Yang ketiga, bahkan jika terasa sakit, tidak memanggil namamu
Dan mencari kehangatan tanganmu

 sumber: http://yongyongri.wordpress.com/

BACA SELENGKAPNYA

Lirik lagu Kiroro - Mirae dan terjemahan bahasa Indonesia

Lagu ini memang sudah lama, tapi baru saya dengarkan beberapa hari yang lalu di rumah fifi saat ngumpul ama yang punya rumah, unimina, dan endang untuk nostalgia jaman maba sampai jaman hampir kkn sekarang ngerjain tugas kuliah..

Pas dengerin pertama kali, trnyata lagunya sangat menyentuh apalagi diiringi dengan piano.. Walaupun tidak tau artinya, paling tidak lirik terakhir "Arigato....arigato.... best friend" mewakili arti dari lagu itu hehehehe..



Setelah searching lirik lagunya dan terjemahannya, berharap bisa coverin di soundcloud .. ^^, tapi gak jadi hahahah..


Mou daijoubu shinpai nai to nakisou na watashi no soba de
Aku tak perlu khawatir lagi, karena kau akan berada di sisiku ketika aku menangis
itsumo kawaranai egao de sasayaite kureta
Kau selalu tersenyum padaku
mada mada mada yareru yo datte itsu demo kagayaiteru
Aku diberkati karena kau selalu bersinar di depanku

toki ni wa isogisugite miushinau koto mo aru yo shikatanai
Hal-hal yang kita telah lewatkan secara terburu-buru, begitulah seharusnya
zutto mimamotte iru karatte egao de
Wajah-wajah yang selalu memandang
itsumo no you ni dakishimeta
Selamanya saling berpelukan
anata no egao ni nando tasukerareta darou
Senyumanmu telah membantuku tak ada habisnya, yakan?
arigatou arigatou  Best Friend
Terima kasih, terima kasih, Sahabat

Konna ni takusan no shiawase kanjiru toki wa shunkan de
Begitu banyak kebahagiaan yang aku rasakan saat ini
koko ni iru subete no nakama kara saikou no purezento
Semua teman-teman yang aku miliki di sini, kau yang terbaik saat ini
mada mada mada yareru yo  datte itsu demo minna soba ni iru
Aku diberkati karena kau selalu berada di sisi kami

kitto ima koko de yari togerareru koto  sonna koto mo chikara ni kawaru
Tentunya hal yang telah aku capai di sini, hal-hal yang memberiku kekuatan "berubah menjadi kekuatan"
zutto mimamotte iru karatte egao de
Wajah-wajah yang selalu memandang
itsumo no you ni dakishimeta
Selamanya saling berpelukan
minna no egao ni nando tasukerareta darou
Semua senyumanmu telah membantuku tak ada habisnya, yakan?
arigatou arigatou  Best Friend
Terima kasih, terima kasih, Sahabat

toki ni wa isogisugite miushinau koto mo aru yo shikatanai
Hal-hal yang kita telah lewatkan secara terburu-buru, begitulah seharusnya
zutto mimamotte iru karatte egao de
Wajah-wajah yang selalu memandang
itsumo no you ni dakishimeta
Selamanya saling berpelukan
anata no egao ni nando tasukerareta darou
Senyumanmu telah membantuku tak ada habisnya, yakan?
arigatou arigatou  Best Friend
Terima kasih, terima kasih, Sahabat

Zutto zutto zutto  Best Friend
Selama, selama, selamanya Sahabat

=====================================================

dengarkan lagunya di sini


foto bareng pertama kali.. saat kerja bakti di jurusan ^^ hari itu, 24 september 2011

kalau ini 26 november 2011.. bersama dosen, kakak2 senior, dan z4h.. ngumpul2 ONEIT UNM di Galesong Utara, Kab Takalar

14 Januari 2012. Grahapena, Training ESQ. Jangan heran! Rata2 matanya bengkak semua :(





20 April 2012. Tukang gado-gado, samping kiri RRI.. makan dulu sebelum tampil di Inagurasi ^^ hahaha

19 Mei 2012. Seminar Information Security - Pena Mas



kalau ini, lupa tanggal berapa -_- .. Juni 2012.. Elektro Sport :) bersama ayahanda ketua jurusan dan ketua HME






30 Juni 2012 - Tana Toraja ^^

13 September 2012 .. Kurang lengkap :(




lupa tgl berapa.. akhir Juni 2013.. Kebun Wisata Gowa



27 Juni 2013.. Waktu hujan sore-sore ^^ Nunggu giliran nama dipanggil saat ujian final Mikrocontroller
2 November 2013 ^^ Nunggu pembimbing kursus malah masuk foto2 di sini :)

sore sore,, gazebo nya 04 (rasa memiliki yg terlalu besar wkkk) . 15 November 2013

26 November 2013.. Lantai 4 Pinisi.. Pertemuan terakhir MK Sistem Pakar sebelum UTS ^^

7 Desember 2013 - tanjung bayang.. Bakar ayam kiteeeeee

23 Desember 2013.. Biru2 di mushollah -_-

28 Januari 2014 .. Setelah ujian sistem informasi PHP-MySQL .. *menu ayam penyetnya top bgt

3 May 2014.. Wisata Pantai Galesong Utara


"Terimakasih.. z4h.. PTIK 04 2011..Saya tidak tau apa jadinya saya kalau takdir saya bukan di kelas 04 PTIK angkatan 2011.. 3 tahun lalu, sebelum masuk bangku kuliah, orang2 bilang...kampus itu identik dengan individualis! Tapi, statement itu terpatahkan karena bersama kalian.... Jangan prnah berubah semuanyaaa ^^ love u all" #maaflebay... hhhh
BACA SELENGKAPNYA