Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Monday, 20 September 2010

Cantik dengan Santan Kelapa

Santan kelapa tidak hanya bermanfaat untuk masakan, tapi juga untuk kecantikan. Selain dapat menghilangkan sel-sel kulit mati, sanatan kelapa juga dapat membuat kulit Anda terasa lembut, bersih dan lebih bercahaya.



Caranya cukup mudah, Anda tinggal mencampurkan satu kaleng/kotak santan kelapa dengan seperempat sendok makan kunyit bubuk. Lalu gosokan secara perlahan pada seluruh bagian tubuh, diamkan selama lima menit kemudian bersihkan dengan menggunakan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat.

Setelah itu, campur 2-3 buah wortel yang sudah diuparut halus dengan dua sendok makan gelatin. Selanjutnya aplikasikan pada kulit Anda. Diamkan kembali selama beberapa menit lalu bilas dengan air hingga bersih.

BACA SELENGKAPNYA

Monday, 9 August 2010

KERUPUK NGANGGUR


KERUPUK NGANGGUR

Untuk Tahun ini kebetulan perayaan 17 Agustus 2010 bertepatan dengan Bulan puasa sehingga di tempat saya, Acara Lomba yang berhubungan dengan makan-memakan pastilah ditiadakan. Jadilah kerupuk nganggur.




Foto ini diikutsertakan pada acara Gelar Foto Indonesia Merdeka di BlogCamp.

BACA SELENGKAPNYA

Indahnya Zamrud Khatuliswa



Begitu indahnya negeriku
Panorama yang menakjubkan ada dimana mana
Kekayaan alam yang melimpah ruah tiada habisnya
Bagaikan rangkaian mutu manikam khatulistiwa

Nampak berjuta wajah wajah kami yang begitu lugu
Tak seberkas kebuasan di sorot mata kami
Bagi kami negeriku Indonesia adalah sorga kami
Dimana kami bisa beraktifitas serta bercengkrama bersama

Mari melihat sekali lagi..
Siapakah yang mengambil kekayaan negeri kami
Kami tidaklah terlalu tahu teknologi yang tinggi
Kami tidak terlalu cerdas untuk berpolitik
Kamipun masih belum paham strategi perekonomian dunia
yang mungkin sangat jelas dapat merugikanmu

Perkenankan kami belajar dan mengelana tuk takhlukan dunia
Kalau mungkin tak akan pulang jika asa tak ditangan
Ini semua karena dunia jualah yang memaksa kami
Agar tidak tertindas oleh kemajuan dan keserakahan

Aku bangga dan kagum padamu negeriku
karena kau selalu tersenyum walau banyak derita
Walau banyak orang Asing yang mengeruk kekayaan dari perutmu

aku semakin cinta pada engkau
setelah kutahu betapa besarnya
kesabaranmu Indonesiaku

Aku selalu menanti dan berharap rembulan akan senantiasa menyinari
indahnya malam negeriku
dan aku ingin selalu merasakan hangatnya mentari pagi
karena kehadirannya mungkin bisa merubah negeriku
yang kini masih berdiri walau terasa sepi
dan berselimut mimpi-mimpi.

Tiadalah yang lebih indah dibanding indahnya Zamrud Khatuliswa,
Selain daripada kebahagiaan bangsa yang hidup didalamnya…




Puisi ini diikutsertakan dalam acara Gelar Puisi Aku Cinta Indonesia di BlogCamp



BACA SELENGKAPNYA

Friday, 23 July 2010

Pahami Kami


Pahami kami :

Ketika seorang anak perempuan diam, berjuta-juta hal berada dalam fikirannya.
Ketika anak perempuan tidak membantah, dia sedang berfikir sangat dalam.
Ketika anak perempuan memandang dengan mata penuh tanya, dia ingin tahu berapa lama kita akan menemani.
Ketika anak perempuan menjawab “Saya baik-baik saja” setelah beberapa saat, tidaklah semuanya baik-baik saja.
Ketika anak perempuan memandang tajam, dia ingin tahu kenapa kita berbohong.
Ketika anak perempuan bersandar ke dada, dia berharap kita menjadi miliknya selamanya.

Ketika seorang anak laki-laki diam, dia tidak punya sesuatu yang ingin dikatakan.
Ketika anak laki-laki tidak membantah, dia dalam kondisi yang tidak ingin membantah.
Ketika anak laki-laki memandang dengan mata penuh tanya, dia benar-benar sedang kebingungan.
Ketika anak laki-laki menjawab “Saya baik-baik saja” setelah beberapa saat, semuanya adalah baik-baik saja.
Ketika anak laki-laki memandang tajam, dia sedang heran atau marah.
Ketika anak laki-laki tidur dipangkuan, dia berharap kita menjadi miliknya selamanya.


“Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar”. (QS 64:15)

“Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (QS 25:74)

“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhoi; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (QS 46:15).

Terima kasih pada Ayahanda atas inisiatifnya dalam memperingari Hari Anak Nasional untuk bersama sahabat lainnya melakukan posting kolaborasi.







BACA SELENGKAPNYA