Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Friday, 9 October 2009

SEKILAS TENTANG ADENIUM

Adenium atau Kamboja Jepang (nama kamboja jepang sendiri sebenarnya menyesatkan, karena dapat diidentikkan dengan kamboja, yang banyak ditemui di areal pemakaman. Sedangkan embel-embel kata jepang seakan-akan bunga ini berasal dari Jepang, padahal Adenium berasal dari Asia Barat dan Afrika) berasal dari daerah gurun pasir yang kering, dari daratan asia barat sampai afrika. Sebutannya disana adalah Mawar Padang Pasir (desert rose).

Karena berasal dari daerah kering, tanaman ini lebih menyukai kondisi media yang kering dibanding terlalu basah. Disebut sebagai adenium, karena salah satu tempat asal adenium adalah daerah Aden (Ibukota Yaman).

Masyarakat Indonesia menamakan adenium sebagai kamboja jepang, mungkin dikaitkan dengan stereotype yang beredar. Contohnya buah-buahan yang besar biasa disebut sebagai Bangkok, sedangkan tanaman yang kecil-kecil biasa disebut Jepang, sehingga jika dahulu kala sudah ada Kamboja yang sosok tanamannya tinggi besar, maka begitu ada tanaman yang sosoknya kecil tapi mirip kamboja, disebutlah sebagai kamboja jepang.

Sebenarnya kamboja adalah jenis Plumeria, kerabat jauh dari Adenium. Beberapa perbedaan antara Adenium dengan Plumeria adalah sebagai berikut:

  • Adenium berbatang besar dengan bagian bawah menyerupai umbi, namun sosok tanamannya sendiri kecil dengan daun kecil panjang. Akar adenium juga dapat membesar menyerupai umbi.
  • Plumeria berbatang kecil memanjang tanpa bentuk umbi, dengan sosok tanaman yang besar dan dapat tumbuh tinggi, dengan bentuk daun panjang dan besar.

Akar adenium yang membesar seperti umbi adalah tempat menyimpan air sebagai cadangan disaat kekeringan. Akar yang membesar ini bila dimunculkan diatas tanah akan membentuk kesan unik seperti bonsai. Sedangkan batangnya lunak tidak berkayu (disebut juga sebagai sukulen), namun dapat membesar.

Tunas-tunas samping dapat tumbuh dari mata tunas pada batang atau bekas daun yang gugur. Mata tunas samping tersebut akan berfungsi (tumbuh) apabila pucuk atas tanaman dipotong. Hal inilah yang dilakukan orang pada saat memprunning atau memangkas, untuk mendapatkan daun baru dan agar bunga yang akan muncul nantinya lebih serempak.

Daun adenium ada berbagai ragam, bentuk lonjong, runcing, kecil dan besar, serta ada yang berbulu halus, ada pula yang tanpa bulu. Sedangkan bunga adenium berbentuk seperti terompet, berkelopak 5, dengan aneka ragam warna sesuai dengan jenis (varietasnya) masing-masing.

Ada 2 kelompok adenium, yaitu kelompok species (jenis asli), maupun Varietas (jenis hasil perkawinan dan persilangan yang dilakukan manusia untuk mencari bentuk baru). Beberapa species asli adenium contohnya Adenium arabicum, cirinya bentuk bonggol pendek dan besar, dengan banyak batang yang muncul dari atas bonggol tersebut. Bunganya berwarna paduan putih dan pink, kecil (diameter petal kurang dari 5 cm).

Adenium obesum, cirinya bentuk bonggol besar dan agak memanjang keatas, satu batang tumbuh diatas bonggol, diatas batang muncul percabangan. Bunga berwarna paduan merah dan putih, berbunga besar (lebih dari 5 cm). Jenis-jenis species adenium lainnya adalah Adenium Socotranum, Adenium swazicum, Adenium somalense, Adenium bohemianum.


10 komentar:

Munir Ardi said...

ini di depan rumah yah udah bagus banget yah

Ateh75 said...

Assalamualkum...
Senang kenal dengan mba..salam sama pak setiawan .
Terimakasih udah follow ya mab..

A-Chen said...

makasih info ADENIUMnya , mantabbb

BrenciA KerenS said...

adeniumnya cantiikk...aku juga suka. tapi tetep yang paling suka agloenema mbak.. hehe

Muhammad Dadan Suryana said...

Wah kayaknya Puteri cukup ahli ya dalam soal kembang- mengembang ini.
Salam kenalya.

lover said...

sangat indah untuk dipandang mata,pasti mahal ya?salam kenal dari kluwan love is beauty.

Seti@wan Dirgtant@Ra said...

Adenium,.... wouw...saya suka memelihara bunga seperti ini. Kebetulan dirumah ada beberapa pot.
makasih nanda atas sharingnya.

jinpeng said...

Place one matted light pandora Jewelry left of the area for jewellery, and one to the right. pandora sale Place reflector light near where the camera is. Whatever you do, avoid mixing light types. pandora charms Use only non-fluorescent lights, and isolate your photo 'lab' away from natural light. pandora bracelets To have freedom with many settings that will be a must, we will have to use longer exposures. For longer exposures to pandora bracelet achieve maximum sharpness, we'll need a tripod. pandora bracelets sale Our hand shakes too much, when camera runs at exposition Buy a 'tripod' for You don't need a heavy duty tripod. pandora bangles If your setup will be on a desk, you can chose mini tripod - approx and stand tripod on the pandora necklaces desk as well, or longer tripod, approxand stand it on the floor. pandora beads Two desk lamps with soft light irrelevant if you are using photo tent -- the tent is there to soften the light and reflector light at the front. pandora earrings I keep the cube open at the front, for easier adjustments and photographs, unless jewellery is highly reflective of the image of me taking photograph. Uniform background colour is recommended. White background works great.

Anonymous said...

tengkyu infonya ya....

Website designer India said...

this is nice one post

Post a Comment

SAHABAT YANG BAIK SENANTIASA MEMBERIKAN KOMENTAR YANG BAIK PULA