Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Monday, 26 October 2009

LIDAH MERTUA YANG BERMANFAAT

Sahabat mungkin tahu,.. kenapa tanaman ini disebut Lidah Mertua? Apakah Mertua mempunyai lidah seperti itu??? wakakakaka....

Setelah Aglaonema dan Anthurium sempat menjadi buah bibir di kalangan pecinta tanaman, kini giliran Sansevieria (Sansevieria Sp.) atau yang lebih dikenal dengan nama lidah mertua (mother-in-law's tongue) yang sedang digemari banyak orang.Sebenarnya, sudah sejak lama tanaman ini diincar orang banyak. Akan tetapi, pesona Aglaonema dan Anthurium sempat membuat lidah mertua terlupakan. Meski demikian, tanaman ini sering dipamerkan di berbagai acara eksebisi tanaman hias dan dijual banyak nursery.

Konon, dilihat berdasarkan bentuk daunnya yang memanjang ke atas dan berujung tajam inilah tanaman unik ini dinamai lidah mertua. Seperti S. laurentii yang daunnya tumbuh tinggi dan berujung tajam. Namun, ada juga Sansevieria berdaun pendek yang dinamai kuku bima.

Nama Umum
  • Indonesia : Lidah mertua, sansevieria
  • Inggris : Sansevieria, snake plant, mother-in-law´s tongue
  • Melayu : Lidah Jin
Klasifikasi :
  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
  • Sub Kelas: Liliidae
  • Ordo: Liliales
  • Famili: Agavaceae
  • Genus: Sansevieria
  • Spesies: Sansevieria trifasciata Prain
Sansevieria alias Si Lidah Mertua punya banyak kelebihan, seperti mampu bertahan hidup pada rentang waktu suhu dan cahaya yang sangat luas, sangat resisten terhadap polutan, dan mampu menyerap 107 jenis polutan di daerah padat lalu lintas dan ruangan yang penuh asap rokok.

Demikian diungkap Peneliti Senior dan Tenaga Ahli Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Delima Hasri Azahari Darmawan dalam memperingati Hari Bumi dengan tema "Gelar Sansevieria Indonesia" di Jakarta, Rabu (22/4).

Delima yang juga Penasihat Komunitas Pencinta Sansevieria Indonesia (Kompensasi) mengungkapkan bahwa saat ini tidak kurang dari 100 jenis sansevieria yang ada di Indonesia. Sekalipun tanaman ini berasal dari Afrika, tetapi ada satu jenis sansevieria asli Indonesia yang di temukan di Kepulauan Seribu yaitu Sansevieria javanica.

Berdasarkan data yang dirilis Kompensasi, ada banyak manfaat lain dari sansevieria. Di dalam tiap helai daun sansevieria ada pregnane glycoside, zat yang mampu mengurai zat beracun menjadi senyawa organik, gula, dan asam amino. Zat beracun yang diurai, seperti karbondioksida, benzen, xilen, formaldehid, koloroform, dan triklorotilen.

Di dalam ruangan, sansevieria bisa menangani sick building syndrome, yaitu keadaan ruangan yang tidak sehat akibat tingginya konsentrasi gas korbondioksida, nikotin dari rokok, dan penggunaan AC. Satu tanaman sansevieria trifasciata lorentii dewasa berdaun 4/5 helai dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m persegi.

Selain itu, sansevieria trifasciata lorentii yang dipotong-potong 5 cm yang ditempatkan di dalam kulkas dapat menghilangkan aroma tidak sedap. Dalam lingkungan industri potongan daun ini disebarkan di ruang-ruang produksi industri untuk mereduksi senyawa beracun yang terhirup oleh pekerja.

Lebih lanjut, tanaman yang juga bernama Old Century Plant, dapat mereduksi radiasi gelombang elektromaknetik yang ditimbulkan oleh komputer dan televisi. Maka baik jika tanaman ini ditaruh di samping komputer atau televisi.

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat baca di Jakarta, Dalam memperingati Hari Bumi diadakan Gerakan Penanaman Sejuta Sanseviera dan penandatanganan Deklarasi Pengendalian Pencemaran Udara oleh perwakilan Komunitas Pencinta Sanseviera Indonesia (Kompensasi), berbagai Departemen pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat, dan artis. Tekadnya adalah menjadikan Jakarta bersih dengan menanam sanseviera.

Mereka yang ikut bertanda tangan adalah Kompensasi, petani sansevieria, artis, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan juga dari media. Pada kesempatan itu, artis Paramitha Rusady didaulat sebagai Duta Sansevieria Indonesia.


20 komentar:

Rizky2009 said...

pertamax.... g ya... manfaatnya bisa nyerap asab rokok, jadi kalau d rumah ada yg merokok, sangat bagus ada tanaman ini

Seti@wan Dirgant@Ra said...

Emang lidah mertua panjang gitu yah??
mertuanya siapa sih??

Nuansa Pena said...

Ini baru info, kebetulan saya punya tapi baru tahu sekarang kalau manfaatnya bisa menangani polusi, segera kuperbanyak, Trim's sobat muda!

KangBoed said...

hihihihihi.. saya baru tahu neh

KangBoed said...

Waaaaaaaaaaaaah ternyata banyak juga manfaatnya

KangBoed said...

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

Sang Cerpenis bercerita said...

kenapa disebut lidah mertua ya? lidah menantu ada gak?

mocca_chi said...

padahal ga mirip2nya sama lidah,kok disebut saliva yak wwkwkwkkw

komuter said...

salam kenal,
agar tidak terkena tajamnya lidah mertua, gunakan serung tangan

Ibnu Mas'ud said...

yup! abis lidah buaya .... bahas lidah mertua ....

Lala said...

Dulu sewaktu di Indonesia sering ketemu tanaman jenis ini, hehehe ternyata namanya lidah mertua, baru ngeh

kawanlama95 said...

wah aku kok , belom pernah ke sini ya. wah ketingalan neeh. salam kenal ya

dias said...

good info...

caca said...

cool... wanna exc. link?

Bahauddin Amyasi said...

Wah, namanya asyk banget tuh. lidah mertua? Huhuhuhu....

iswady said...

masukki farmasi cess. supaya bisa jadi ahli obtra.

darma said...

biasa jua

jual kebun sengon said...

Mampir nich...
menarik sekali blog anda, dan saya sangat suka..
Salam....
oh ya ada sedikit info nich tentang bibit jabon dan kayu jabon semoga bermanfaat...

Web designer India said...

this is really nice one post on your blog.

SEO Delhi said...

I got many information and some important tips with the help of this post. I would like to visit again.

Post a Comment

SAHABAT YANG BAIK SENANTIASA MEMBERIKAN KOMENTAR YANG BAIK PULA