Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Friday, 16 October 2009

TERATAI YANG MULTI GUNA


Seperti biasanya pada saat libur minggu kemaren, aku bersama Ayah meluangkan waktu untuk berkunjung ke kebun yang jaraknya agak jauh dari rumah. Yah... sekedar refreshing sekaligus membakar lemak yang kayaknya semakin bertambah usai bulan puasa. Disaat tiba waktu makan siang, kami berdua membuka bekal sambil duduk dipinggir rawa yang banyak ditumbuhi bunga teratai.


Sesuai dengan yang pernah saya baca bunga ini sangat utama dalam keyakinan masyarakat Bali.. dan menjadikannya dasar serta singgasana untuk setiap Kemuliaan. Tapi terlepas dari semua dogma itu, menurut aku, Teratai tetaplah indah walaupun tanpa makna atau sekedar filosofi tanpa arti belaka.

Teratai (Nymphaea) adalah nama genus untuk tanaman air dari suku Nymphaeaceae. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai water-lily atau waterlily. Di Indonesia, teratai juga digunakan untuk menyebut tanaman dari genus Nelumbo (lotus). Pada zaman dulu, orang memang sering mencampuradukkan antara tanaman genus Nelumbo seperti seroja dengan genus Nymphaea (teratai). Pada Nelumbo, bunga terdapat di atas permukaan air (tidak mengapung), kelopak bersemu merah (teratai berwarna putih hingga kuning), daun berbentuk lingkaran penuh dan rimpangnya biasa dikonsumsi.

Tanaman tumbuh di permukaan air yang tenang. Bunga dan daun terdapat di permukaan air, keluar dari tangkai yang berasal dari rizoma yang berada di dalam lumpur pada dasar kolam, sungai atau rawa. Tangkai terdapat di tengah-tengah daun. Daun berbentuk bundar atau bentuk oval yang lebar yang terpotong pada jari-jari menuju ke tangkai. Permukaan daun tidak mengandung lapisan lilin sehingga air yang jatuh ke permukaan daun tidak membentuk butiran air.

Bunga terdapat pada tangkai yang merupakan perpanjangan dari rimpang. Diameter bunga antara 5-10 cm.

Teratai terdiri dari sekitar 50 spesies yang tersebar dari wilayah tropis hingga daerah subtropis seluruh dunia. Teratai yang tumbuh di daerah tropis berasal dari Mesir.

Hampir semua bagian bunga ini bermanfaat,

Akarnya mengandung karbohidrat tinggi berkhasiat mengobati diabetes, menjaga keteraturan menstruasi, mencegah sembelit, melancarkan peredaran darah, menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan vitalitas dan selera makan.

Tunas teratai berkhasiat melancarkan peredarah darah, membuat tidur nyenyak, mencegah kanker.

Daunnya berguna untuk menambah selera makan.

Sedangkan bijinya meningkatkan fungsi jantung, hati , limpa, memperbaiki stamina, membuat awet muda, menyembuhkan diare dan disentri.

Umbinya dapat di olah menjadi dodol, acar, tumisan dll. Juga berkhasiat meredakan demam, tekanan darah tinggi dan wasir.

Sungguh sebuah filosofi yang wajib kita contoh, bahwa teratai mempunyai multiguna...... Semoga kita semua dalam keseharian kita dapat menjadi manusia multiguna yang dapat bermanfaat untuk lingkungan sekeliling kita. Sebab sebaik-baik manusia adalah yang berguna bagi sesama dan lingkungannya. Semoga.


8 komentar:

Fanda said...

Aku paling suka kalo ngeliat kolam/empang yg ada teratainya. Apalagi kalo bergerombol kayak di rawa itu ya! Dan baru tahu juga kalo umbi teratai bisa jadi dodol?

Thanks sharing infonya...

Ibnu Mas'ud said...

gambarnya kayak itu plek yaa ???

duh indahnya ........

Munir Ardi said...

lihat kolam jadi pingin mancing indah banget

Munir Ardi said...

jadi ingat puisi jaman dulu wih inget masa kecil tapi sekaligus sedih inget ayah

Tukang komen said...

Kolam dengan teratai biasanya ikan didalamnya dapat hidup dengan sehat.

Bahauddin Amyasi said...

Teratai, oh....
Lambang kedaiaian....

Nuansa Pena said...

Ada teratai ada kupu-kupu sungguh indah !

Website Developer India said...

this is amazing.

Post a Comment

SAHABAT YANG BAIK SENANTIASA MEMBERIKAN KOMENTAR YANG BAIK PULA